Language:
Indonesia

Mau Main PUBG Mobile Tanpa Lag di PC? Ini Caranya!

By Basmal Fagiansyah On Oct 10, 2018

Video game PUBG Mobile kini makin banyak dimainkan. Bahkan kabarnya sudah nyaris melebihi versi PC-nya. Kabar terakhir menyebutkan PUBG Mobile bahkan berkolaborasi dengan merk fashion ternama. Apalagi kalau bukan A Bathing Ape yang dikenal juga dengan sebutan BAPE. Rencananya PUBG Mobile akan menampilkan sejumlah kostum resmi dari perusahaan pakaian tersebut.

Berbicara soal format permainannya sendiri, memang tidak semua pemain PUBG Mobile menggunakan perangkat ponsel pintar untuk memainkan game Battle Royale itu. Beberapa diantara kamu pasti ada pemain Emulator. Entah itu bawaan resmi dari Tencent yang dinamakan Tencent Gaming Buddy atau emulator Android di PC lainnya.

Sayangnya, memainkan game PUBG Mobile melalui emulator masih membutuhkan PC atau laptop yang mumpuni. Spesifikasinya mungkin nyaris mendekati PUBG versi PC itu sendiri. Kalau pun dipaksa bermain, pasti ada saja kendala lag yang diakibatkan oleh perbedaan FPS. Belum lagi dari aplikasi emulator yang kurang maksimal menampilkan video game. Alih-alih yang tadinya Hubbers mendambakan kemudahan dalam bermain, akhirnya malah menjadi makin sulit serta kesal dalam bertahan hidup di PUBG Mobile.

Menggunakan Phoenix OS

Image credit: twimg
Image credit: twimg

Nah! Gamehubs punya cara alternatif untuk kamu memainkan game PUBG Mobile melalui PC atau Laptop. Pastinya cara ini bisa berjalan mulus, FPS bisa mencapai Extreme meski spesifikasi kamu rendah, serta dijamin bebas lag. Cara yang dimaksud adalah dengan memakai aplikasi Phoenix OS.

Bagi kamu yang belum mengetahui apa itu Phoenix OS, aplikasi tersebut sebenarnya adalah Emulator Android namun dapat disematkan ke dalam sistem operasi Windows kamu secara langsung. Jadi ketika nantinya akan ada dua User Profile dalam satu perangkat kamu. Satu untuk OS Windows normal, dan satunya lagi untuk OS Android.

Walau terkesan ribet, tapi cara memasang aplikasi Phoenix OS ini terbilang mudah lho! Kamu tinggal mengunduh file yang dibutuhkan melalui situs resminya di sini. Ingat unduh file yang sesuai dengan spesifikasi PC atau laptop kamu. Phoenix OS juga bisa dipasang ke OS Mac.

Setelah proses unduhan selesai, segera jalankan file dan biarkan aplikasi berkerja. Biasanya menu pertama yang muncul adalah tentang cara proses pemasangan. Kamu bisa memilih pemasangan lewat sambungan USB atau langsung menggunakan Hard Disk PC.

Sekedar saran kalau kamu ingin menggunakan Hard Disk sebelum melakukan semua proses pemasangan ada baiknya kamu backup berbagai file penting yang tersimpan. Sementara jika kamu ingin menggunakan sambungan USB, pastikan perangkat USB tersebut mempunyai kualitas yang baik. Agar nantinya ketika Phoenix OS sudah terpasang tidak ada kendala ‘lag’ ketika dijalankan. 

Kemudian tahapan yang harus kamu lalui berikutnya adalah memilih Data Size yang diinginkan. Proses ini adalah semacam partisi untuk meluangkan sedikit memory penyimpanan kamu yang ada di Hard Disk. Pilihannya beragam, mulai dari 4GB sampai 32GB. Kalau aplikasi Android yang ingin kamu pasang nanti tidak terlalu banyak, sebaiknya pilih 16GB saja.

Sampai proses di atas sudah dilakukan, langkah selanjutnya adalah menunggu dan biarkan aplikasi menjalankan perintahnya sendiri. Biasanya ketika Phoenix OS sudah sukses terpasang, Laptop atau PC akan langsung ter-Reboot otomatis. Setelah layar hidup kembali laman login dari Phoenix OS akan muncul. Cukup masukkan nama yang diinginkan kemudian pilih bahasa. Sampai saat ini baru ada dua bahasa yang bisa kamu pilih, Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia.

Basmal Fagiansyah
Tentang Penulis
Writing.. Gaming... Watching....
Comments
We need a new party member