Language:
Indonesia

Vainglory Keluarkan Update Terbaru dan Mode 5V5?

By Christa Adventa On Dec 7, 2017

Siapa yang masih suka bermain Vainglory? Pada 5 Desember kemarin, General Manager Global Publishing dari Super Evil Megacorp, Taewon Yun hadir di Jakarta. Dalam konferensi eksklusif ini, Yun hadir membawakan kabar terbarunya mengenai sistem pembaruan dan mode 5v5 dalam Vainglory. Tak lupa, tim Elite8 turut hadir dalam acara ini sebagai salah satu perwakilan kompetisi Vainglory asal Indonesia.

Taewon Yun sempat mengungkapkan beberapa update terbaru yang bisa digunakan sejak 2 Desember kemarin hingga 11 Desember mendatang. Salah satunya adalah muncul hero terbaru, yakni Varya - The Storm Princess. Dia akan muncul sebagai sosok perempuan yang menggunakan elemen petir ketika bertarung. Selain hero, skin Varya juga bakal hadir. Yun mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya SEMC meluncurkan skin dan hero secara bersamaan.

Pembaruan lainnya yang bisa didapatkan adalah skin natal, skin Catherine bertemakan Championship, world map yang dipenuhi salju, hingga mode Onslaught. Dengan mode Onslaught, pemain nantinya dapat melakukan pertarungan di antara dua tim untuk menghancurkan musuh. Penggunaan mode ini harus dilakukan secara berhati-hati. Pasalnya, jika pemain memilih bakat tertentu di awal, maka tidak bisa digunakan kembali selanjutnya. Selain bakat, hero maupun build juga perlu diperhatikan.

Selain update tersebut, Yun secara resmi mengabarkan tentang peluncuran mode 5v5 di Vainglory. Mode tersebut dapat memberikan pengalaman bermain yang inovatif, sangat unik, dan orisinil. Pemain dapat menentukan strategi serta komposisi tim dengan keterampilan yang hebat melalui mode ini. Di samping itu, Yun mengatakan bahwa mode 5v5 akan menggunakan teknologi yang modern guna menambah sensasi bermain yang seru.

“Sekarang kami memiliki teknologi yang mampu untuk menciptakan pengalaman 5v5 MOBA yang komplit dan menyeluruh di mobile. Dengan tanpa pengurangan dan tanpa kompromi,” ujar Yun. Mode 5v5 sendiri sudah dirancang lebih awal oleh para ex-pemain kompetitif dan profesional, serta desainer terkemuka dari PC MOBA. Hal ini berguna untuk melanjutkan visi Vainglory mengenai strategi dan taktik.

Ketika dirilis pada 2015, Vainglory dikenal sebagai game mobile paling canggih saat itu. Dengan memiliki 1,3 juta polygon, 100 karakter, dan 60 FPS, game ini layak disetarakan dengan game-game MOBA di PC. Tiga tahun kemudian, game ini menambah penggunaan 3 juta polygon, 200 karakter yang memiliki efek animasi, serta proses render dengan 120 FPS. Semuanya mungkin dilakukan berkat penggunaan engine E.V.I.L yang selalu berevolusi dan berkembang.

Selain peluncuran mode 5v5, acara ini juga kedatangan tim Vainglory perwakilan dari Indonesia, yaitu Elite8. Tim tersebut akan mewakili Indonesia dalam kompetisi Vainglory World Championship mendatang. Sebelumnya, mereka pernah memenangkan kompetisi e-sport Vainglory pada musim panas lalu.

“Kami berlatih dan terus berlatih mempelajari rival kami selagi berlatih untuk kejuaraan ini,” ujar Heinrich (officialhein) selaku CEO dan ketua dari tim Elite8. Dia pun berjanji untuk tidak mengecewakan komunitas Vainglory di tanah air pada kompetisi berikutnya. Perlu diingat, mode 5v5 ini akan diumumkan secara global pada 17 Desember, bertepatan dengan Vainglory World Championship nanti.

Vainglory sendiri merupakan salah satu game MOBA yang hadir lebih dulu pada 2015 di Indonesia. Diterbitkan oleh Super Evil Megacorp (SEMC) untuk perangkat iOS dan Android, game ini mampu menggabungkan elemen tradisional dari game PC ke mobile. Dengan menggunakan engine E.V.I.L, grafis yang dihasilkan setara dengan game-game konsol.

SIMAK JUGA BERITA SEPUTAR GAME LAINNYA DI GAMEHUBS.COM

Christa Adventa
Tentang Penulis
A nerdy alien who is having an interest in indie games and cute stuffs. Sometimes, I'm really into Toon Link & still saving for Switch.
Comments
Subscribe to Edge today
We need a new party member