Language:
Indonesia

Ngobrol Bareng 'Saints Indo' Wakil Indonesia di MSC Grand Finals 2017

By Aditia On Sep 3, 2017

Tim SaintsIndo photo by Christa Adventa
Tim SaintsIndo photo by Christa Adventa

Turnamen Mobile Legends MSC Grand Finals 2017 yang dihadiri oleh beberapa negara di Asia Tenggara akan segera berakhir malam ini. Indonesia sebagai tuan rumah, mengirimkan dua tim dalam kompetisi kali ini layaknya negara lain yang juga berpartisipasi dalam kompetisi eSport ini.

Namun sayangnya, kedua tim yang mewakili Indonesia yaitu Saints Indo dan Elite 8 eSports gagal mencapai partai puncak, bahkan keduanya harus bertarung satu sama di fase-fase awal Grand Final dimana SaintsIndo yang berhasil memenangkan pertandingan tersebut sebelum akhirnya laju SaintsIndo harus dihentikan oleh tim dari Filipina, Solid Gaming Alpha.

Nah, tim Gamehubs Indonesia yang berkesempatan untuk mengadakan sesi tanya jawab bersama tim perwakilan Indonesia, SaintsIndo pada saat kompetisi berlangsung. Mau tahu lebih lanjut mengenai obrolan tim kami dengan SaintsIndo? Simak saja langsung hasil interview berikut!

 

Gamehubs: Sebelumnya, kami mau mengucapkan selamat sudah mencapai babak grand final MSC se- Asia Tenggara ya!

Saints Indo: Terima kasih.

Gamehubs: Boleh tahu sejarah terbentuknya tim kalian seperti apa?

Saints Indo: Sebenarnya Saints ini nama klan dari player Singapore. Mereka bikin Saints, ya Saints aja. Di sana isinya memang kebanyakan top player, jago semua. Kalau ketemu musuh, pasti musuhnya kalah dan mereka jarang banget kalah. Dan saya kebetulan lagi cari klan gitu. Ya sudah saya cari top player, ternyata nemu namanya Saints Hinelle. Ya sudah, saya coba masuk Saints. Saya cari di Google, ada. Ya, saya daftar via PM di Facebook.

Abis itu ditanya-tanya. Dia sebenarnya hampir mau nolak, tapi alhasil saya diterima, karena pernah menjuarai turnamen lokal. Di Indonesia kan banyak turnamen lokal, kenapa kita enggak kepikiran bikin tim sendiri gitu. Maka, saya ajuin bikin Saints Indonesia. Akhirnya dibolehin. Dan kebetulan sudah ada empat dari sana, termasuk saya. Jadi kurang satu lagi. Abis itu pas deh. Ini Saints Indo baru terbentuk juga pada Februari 2017. Kita sistemnya rekrut, jadi kita selalu welcome buat siapa saja yang mau masuk dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Gamehubs: Kenapa pilih nama timnya itu?

Saints Indo: Memang Saints itu kan udah populer sebelumnya di Singapore. Nah, mau kami kembangkan juga. Cuma, kami tidak mau mengatasnamakan mereka. Cuma buat nama untuk negara sendiri. (Baca juga: Akira Yamaoka Bicara Tentang Silent Hill yang Telah 'Hilang')

Gamehubs: Apa strategi yang kalian gunakan selama bermain?

Saints Indo: Strateginya ya... kita setiap malam latihan coba-coba. Setiap malam coba kombinasi hero ini itu. Dan kadang kita ketemu lawan yang kuat. Nah kita coba strategi kayak mereka, kita gabung-gabungin. Strategi kali ini sih beda banget sama MSC di Indonesia sebelumnya. Ini strategi baru.

Gamehubs: Perbedaannya apa kalau sama yang kemarin?

Saints Indo: Perbedaannya... kayak misalnya si Saints Cul. Dia biasa pakai Balmond, trus kali ini enggak pakai. Sekarang kita fokus 2 Mage. Biasanya 1 Mage. Kayak tadi bisa dilihat, kita ada yang enggak pakai MM, tapi pakai Harley.

Tim SaintsIndo photo by Christa Adventa
Tim SaintsIndo photo by Christa Adventa

Gamehubs: Dari seluruh tim, hero favoritnya siapa?

Saints Indo: Ehmm... masing-masing sih beda-beda sendiri ya.

Gamehubs: Kalau begitu, hero andalan kalian siapa?

Saints Indo: Kayak tadi, Saints Hinelle, dia bisa semua hero sih ya. Kalau si Saints Cul itu top global Balmond nomor satu di season sebelum di-reset. Terus Hexazor itu Mino. Kalau si Oura itu Fanny, terus si Sumail itu Hayabusa. Kalau saya (Daylen) fokusnya ke MM, tapi enggak ngejar top global.

Gamehubs: Kenapa pilih hero-hero tersebut?

Saints Indo: Karena kita coba-coba, sudah latihan, ternyata cukup bagus dan membantu. Kita kan tiap malam latihan rank, pakai hero yang biasa kita pakai, bisa kalah sama hero itu. Nah, kita coba atur strategi, kembangin lagi apa yang kurang. Nah dicoba masukkin akhirnya lumayan.

Gamehubs: Perasaan kalian bisa lolos di MSC se-Asia Tenggara ini gimana?

Saints Indo: Senang banget. Jadi, seenggaknya kita mencoba tingkat level yang lebih tinggi, yang musuhnya susah-susah. Cuma, sangat disayangkan, kali ini kita kalah.

Gamehubs: Selain Mobile Legends, kalian ini pernah main game apalagi yang serupa?

Saints Indo: Rata-rata sih kita semua awalnya emang main dari Dota. Kebanyakan main game itu selain Mobile Legends.

Gamehubs: Pesaing yang paling berat yang kalian hadapi selama turnamen kali ini siapa?

Saints Indo: Ehmm... Singapore, Impunity.

Gamehubs: Berapa lama persiapan kalian sebelum tanding?

Saints Indo: Setelah MSC yang ada di Gandaria, kita tiap malam latihan terus. Enggak boleh bolos.

Gamehubs: Harapan kalian untuk ke pertandingan berikutnya?

Saints Indo: Ini kan khusus Asia. Nah, saya dengar-dengar nanti ada yang internasional-nya. Mungkin kita akan berjuang di tingkat internasional nanti.

 

Well, walau SaintsIndo belum berhasil membawa Indonesia merebut juara MSC Grand Finals yang pertama, tetap kita doakan saja yang terbaik untuk mereka! Semoga mereka dapat terus berkembang dan bisa segera merengkuh gelar juara di kompetisi eSport lainnya, ya Hubbers!  (Baca juga: Punya Performa Luar Biasa, Ini Dia 5 VGA Termahal di Dunia!)

Tim Saints Indo

* Daylen Reza “Saints Daylen”: Marksman

* Calvin Philip “Saints Hinelle”: Mage

* Culbert “Saints Cul”: Fighter

* Eko Julian “Saints Ǒura”: Assassin

* Arya “Saints Hexazor”: Tank

*Dimas “Saints Sumail”: Assassin

Aditia
Tentang Penulis
Work Smart Play Hard
Comments
Subscribe to Edge today
We need a new party member