Language:
Indonesia

Layaknya Piala Oscar Industri Game Lokal, Ini Daftar Lengkap Nominasi Game Prime Awards 2017

By Basmal Fagiansyah On Jul 27, 2017

Image credit: Bekraf Game Prime 2017
Image credit: Bekraf Game Prime 2017

Sudah menjadi tradisi bahwa dalam setiap tahun penyelenggaraan BEKRAF Game Prime maupun Game Developers Gathering (GDG) sebelumnya selalu juga diikuti dengan sebuah ajang penghargaan prestisius untuk industri game Indonesia. Tak terkecuali dalam penyelenggaraan BEKRAF Game Prime 2017 besok, yang juga akan dibarengi dengan Game Prime Awards 2017!

Game Prime Awards sendiri bisa dibilang “Piala Oscar” untuk industri game Indonesia yang memberikan penghargaan kepada para pelaku industri dan juga game-game terbaik yang dirilis dari seluruh penjuru Indonesia. Game Prime Awards 2017 dibagikan berdasarkan lima kategori antara lain Most Promising Game, Most Innovative Gameplay, Game Industry Icon of the Year, Best Tabletop Games, Best Booth, Citizen Choice dan gelar tertinggi, Game of The Year.

Pengumuman pemenang dan prosesi awarding akan dilaksanakan sebelum penutupan BEKRAF Game Prime 2017, hari Minggu tanggal 30 Juli 2017 mendatang. Penilaian dari Game Prime Awards 2017 ini diberikan oleh beberapa juri yang terdiri dari perwakilan dari Asosiasi Game Indonesia (AGI), media lokal dan internasional, serta juga pemerintah.

Pemenang dari beberapa kategori selain mendapatkan penghargaan, juga mendapatkan kesempatan untuk mewakili Indonesia di dua ajang prestisius dunia. Pertama ada GameStart Asia 2017 yang akan digelar di Singapura pada tanggal 14 dan 15 Oktober 2017. Kedua, ada Indie Prize Casual Connect Asia 2018 yang akan digelar di Hongkong bulan Mei 2018 mendatang.

Siapa saja nominasi game terbaik Indonesia tahun 2017 ini? Berikut daftar nominasi Game Prime Awards 2017:

Most Innovative Gameplay

Penghargaan ini diberikan kepada game-game yang memiliki gameplay inovatif dan unik serta jarang ditemui di game-game buatan developer lain sebelumnya.

  • Umbra: Amulet of Light (Niji Games/Yogyakarta)
  • Klompencapir: Regu B (SLAB Games/Bali)
  • Telolet Bus Driving 3D (LOCOS Game Studio/Jakarta)
  • Badminton Stars (I Play All Day Studio/Surabaya)
  • Nasi Goreng (Own Games/Bandung)

Most Promising Game

Ada banyak game menarik yang saat ini masih dimasak di dapur pengembangan studio. Penghargaan ini diberikan kepada game-game yang masih dalam tahap pengembangan, dan berpotensi meledak di pasaran saat rilis nanti.

  • Hellbreaker (Tahoe Games/Kediri)
  • SHE and The Light Bearer (Mojiken Studio/Surabaya)
  • Celestian Tales: Realms Beyond (Ekuator Games/Bandung)
  • Valthirian Arc: Red Covenant (Agate Studio/Bandung)
  • Legrand Legacy (SEMISOFT/Bandung)

Best Tabletop Games

Dengan menanjaknya popularitas tabletop game selama beberapa tahun terakhir, Game Prime Awards kembali memberikan satu kategori khusus untuk mengapresiasi para kreator ini.

  • Balloon (FeiraTochi)
  • The Festivals (Manikmaya Games)
  • Amabua (Beakbug)
  • Flipeek (ATV Productions)

Game Industry Icon of The Year

Penghargaan ini diberikan kepada perseorangan/instansi/komunitas yang memberikan kontribusi sangat signifikan bagi pertumbuhan industri game Indonesia.

Dicoding (Platform/Komunitas)

Pertumbuhan komunitas di Indonesia tentu tidak bisa lepas dari kontribusi dari Dicoding yang menjadi platform nomor satu untuk developer. Dengan mengadakan berbagai macam challenge, akademi dan juga event-event menari, Dicoding sudah banyak membantu melahirkan developer-developer muda berbakat di seluruh Indonesia.

Hari Santosa Sungkari (Badan Ekonomi Kreatif)

BEKRAF menjadi pendukung utama dari banyak event industri game di Indonesia, seperti BEKRAF Developer Day dan juga BEKRAF Game Prime 2017 ini. Hari Sungkari yang merupakan Deputi Infrastruktur dari BEKRAF adalah sosok di balik penyelenggaraan event-event tersebut.

Toge Productions (Developer/Publisher)

Setelah sukses menjadi developer game di berbagai platform, Toge Productions pun melebarkan sayap menjadi publisher untuk membantu developer Indonesia memasarkan game mereka.

Telkomsel (Solusi Pembayaran)

Gelar sebagai provider telekomunikasi terbesar di Indonesia berbanding lurus dengan kontribusi Telkomsel dalam hal solusi pembayaran. Pendapatan developer Indonesia dari segi penjualan game mobile atau item in app pun mayoritas berasal dari pembayaran menggunakan metode Direct Carrier Billing lewat Telkomsel ini.

Irene Umar (Discovery Nusantara Capital)

Tahun ini Discovery Nusantara Capital unjuk gigi dengan memberikan investasi ke banyak perusahaan game Indonesia. Dan peran Irene Umar sebagai Managing Partner dan Co-Founder dari DNC ini pun sangat vital dalam proses pendanaan dan akselerasi bisnis perusahaan game yang menjadi partner mereka.

Lyto x Catlil (Publisher/Developer)

Dengan pengalaman bertahun-tahun memublikasikan game dari luar negeri ke pasar Indonesia, Lyto pun mulai aktif menjadi publisher game Indonesia, terutama lewat LytoMobi. Selain itu, mereka juga aktif dalam mengembangkan game lewat studio in house mereka, Catlil yang sudah menelurkan beberapa judul.

Andi Taru (Educa Studio)

Educa Studio bisa dibilang merupakan pelopor dari game edukasi untuk anak-anak. Dan selama satu tahun terakhir, studio yang didirikan oleh Andi Taru ini semakin gencar dalam merilis berbagai judul game edukasi. Bahkan, baru-baru ini Educa Studio juga merilis buku edukasi dengan brand Marbel (Mari Belajar), seri game edukasi terlaris milik mereka.

Image credit: Piksel
Image credit: Piksel

Game of The Year

Penghargaan paling prestisius yang diberikan kepada game terbaik buatan developer Indonesia tahun 2017.

  • Djinn Caster (Chocoarts/Jakarta)
  • Raiders Quest (Alkemis Games/Surabaya)
  • TTS Lontong (Gambir Game Studio/Jakarta)
  • Telolet Bus Driving 3D (LOCOS Game Studio/Jakarta)
  • Fallen Legion (Mintsphere/Jakarta)

Citizen Choice & Best Booth

Untuk dua kategori lainnya, Citizen Choice dan Best Booth penilaiannya akan dilakukan pada saat penyelenggaraan acara B2C BEKRAF Game Prime 2017 tanggal 29 dan 30 Juli 2017 mendatang.

Khusus untuk kategori Citizen Choice ini, penilaian akan diberikan langsung dengan menggunakan sistem voting yang diambil dari seluruh pengunjung acara. Nantinya panitia akan menyiapkan balot khusus yang bisa diisi dan dikumpulkan, selanjutnya game yang mendapatkan suara terbanyaklah yang akan jadi pemenangnya. Sedangkan untuk Best Booth dinilai dari kreativitas masing-masing boothselama acara berlangsung.

Acara B2C BEKRAF Game Prime 2017 akan digelar selama dua hari penuh, 29 dan 30 Juli 2017 di Kartika Expo, Balai Kartini Jakarta. Selain memainkan ratusan game gratis buatan developer Indonesia, kamu juga bisa menikmati banyak konten lain seperti mengikuti kompetisi eSport, belanja koleksi mainan di Toys Alley, mencicipi teknologi VR dan masih banyak lagi! Untuk menghadiri acara ini, kamu hanya perlu mendapatkan tiketnya secara gratis di tautan berikut. (Baca juga: Dari Waktu Rilis Hingga Spesifikasi, Berikut Kumpulan Rumor Tentang PlayStation 5)

Basmal Fagiansyah
Tentang Penulis
Writing.. Gaming... Watching....
Comments
Subscribe to Edge today
We need a new party member