Language:
Indonesia

Jutaan Dollar Melayang, Steam & PUBG Corp Larang Pemain Lakukan Hal Ini!

By Basmal Fagiansyah On Jun 29, 2018

Pada awal tahun ini, video game Player Unknown’s Battlegrounds telah melakukan suspend kepada akun-akun yang terlibat perdagangan item online, dengan tuntutan penyalahgunaan sistem.

Sekarang, Steam yang diwakili oleh Valve telah melakukan pelarangan kepada semua pemain yang menjual itemnya melalui situs OPskins dengan cara tidak mengizinkan pemain melakukan pembelian item dari sistem trading. Jelas langkah yang diambil oleh Valve ini diprotes oleh para pemain. Bahkan kabarnya jutaan dollar dari hasil penjualan item itu sia-sia.

Secara spesifik, sebenarnya langkah pelarangan ini sudah dimulai Valve sejak tanggal 3 Mei lalu. Parahnya pelarangan dilakukan tanpa peringatan. Sehingga menyebabkan adanya transaksi yang menyangkut di inventaris OPskins. Totalnya mencapai 964, 243 skin. Kemudian pada tanggal 9 Juni kemarin, Valve sudah mengumumkan larangan ini akan berlaku secara penuh mulai tanggal 21 Juni.

Sayangnya meski Valve sudah memberikan batasan waktu, transaksi ‘pending’ di OPskin masih belum dapat dilakukan oleh sebagian orang. Hal ini dikarenakan PUBG Corp belum mencabut batasan untuk menjual item pribadi milik mereka sendiri. Padahal langkah tersebut bisa saja dilakukan oleh PUBG Corp.

Dikutip dari situs Gamerant, seorang pengguna Reddit pernah mengadukan masalahnya melalui forum itu. Tidak tanggung-tanggung, dia bahkan mengaku kehilangan inventaris kurang lebih sebanyak $1,018,486.58 selama isu ini berlangsung.

Banyak gamers menganggap pelarangan ini muncul karena perintah langsung dari Valve. Perlu dicatat, masalah ini bukanlah hal yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, Valve juga pernah melarang para pengguna Steam untuk berpartisipasi dalam perdagangan item pribadi di komunitas seperti Dota2Lounge dan CSGOLounge.

Memang sampai saat ini masih belum ada aturan resmi mengenai perdagangan item dalam game. Sehingga area ini termasuk abu-abu. Tetapi jikalau yang dijual adalah item milik pribadi, dan didapatkan dengan cara yang sah, bukankah itu merupakan hak pemain sendiri untuk menjualnya kembali?

Basmal Fagiansyah
Tentang Penulis
Writing.. Gaming... Watching....
Comments
We need a new party member