Language:
Indonesia

Heboh! Top Global Asia Squad PUBG Mobile Dari Indonesia Ini Diduga Seorang Cheater!

By Basmal Fagiansyah On Nov 28, 2018

Sementara itu menurut keterangan dari Rahmad yang dikutip melalui videonya menjelaskan bahwa sang akun DigihPra saat ini tergabung dengan Clan yang dipimpin oleh X Shincan. Lebih jauh, Rahmad juga telah mencari akun X Shincan tersebut melalui Youtube, dan bertemu dengan sebuah saluran yang diduga milik X Shincan. Saluran Youtube yang dimaksud adalah Alis Tebal.

Saat artikel ini dibuat Alis Tebal telah mengunggah satu video yang ternyata masih menggunakan program ilegal untuk bermain PUBG Mobile. Lucunya terdapat empat akun pemain yang ada dalam tayangan video, termasuk DigihPra dan X Shincan. Berikut tayangan videonya.

Well, dengan adanya banyak bukti di atas tentu saja membuktikan Cheater dalam game PUBG Mobile memang jelas adanya. Sekarang tinggal menunggu keputusan dari sang developer, Tencent Games, untuk bertindak menangani masalah program ilegal ini, terutama untuk para pemain dari Indonesia.

Seperti yang Hubbers ketahui, beberapa waktu  lalu Tencent dilaporkan pernah melakukan kerjasama dengan pihak kepolisian Tiongkok untuk memberantas ulah para Cheater yang meresahkan para gamer di negara tirai bambu tersebut.

Berkaca pada hukum di Indonesia, tindakan pidana itu bisa saja dilakukan oleh Tencent Games. Dengan mengacu  kepada UU ITE NO 11 Tahun 2008, pada pasal 33 tertulis jelas:

Siapa saja yang melakukan tindakan apapun yang berakibat pada terganggunya sistem elektronik dan / atau mengakibatkan sistem elekronik menjadi tidak bekerja sebagaimana mestinya dapat diancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan / atau denda paling banyak Rp. 10.000.000.000.

Sementara pada pasal 34 ayat 1 tertulis:

Siapa saja yang memproduksi, menjual, mengadakan untuk digunakan, mengimpor, mendistribusikan, menyediakan, atau memiliki: Perangkat keras atau perangkat lunak yang dirancang atau secara khusus dikembangkan untuk memfasilitasi perbuatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 s/d pasal 33 UU ITE dapat diancam pidana paling lama 10 tahun dan / atau denda paling banyak Rp. 10.000.000.000.

Kalau  itu saja belum cukup para pelaku program ilegal ini juga bisa diancam menggunakan pasal 36 dalam UU ITE NO 11 Tahun 2008 dengan ancaman penjara hingga 12 tahun dan / atau denda paling banyak Rp. 12.000.000.000.

Menurut Hubbers, apakah di Indonesia Tencent Games akan melakukan hal yang serupa dengan negara Tiongkok untuk menindak para pelaku program ilegal?

 

 

Basmal Fagiansyah
Tentang Penulis
Writing.. Gaming... Watching....
Comments
We need a new party member