Language:
Indonesia

Kumpulan Judul Video Game Terkenal Ini Dilarang Beredar di Cina?

By Christa Adventa On Dec 14, 2018

Image credit: Variety
Image credit: Variety

Belakangan ini, perkembangan video game di negeri tirai bambu mengalami kenaikan yang cukup pesat. Banyak developer game, khususnya mobile berasal dari negara tersebut. Sebut saja Tencent, NetEase, Moonton, dan masih banyak lagi.

Meskipun demikian, nampaknya tidak semua game bisa diterima baik di Cina. Baru saja, sebuah tulisan di Reddit menyampaikan informasi dari forum game di Cina, NGA. Posting tersebut pun diterjemahkan oleh pengguna Reddit bernama ZeroWolfe547.

Dilansir dari DualShockers, tertulis di sebuah post di Reddit, bahwa komite China’s Online Gaming Ethics Review melihat lebih dari 20 game online populer berpotensi menimbulkan risiko etika. Mereka melaporkan telah melakukan banned terhadap 9 game dari daftar, termasuk PUBG, Fortnite, dan Paladins. Selain itu, ada beberapa game lain yang telah dilarang untuk dijual seperti H1Z1, Alliance of Valiant Arms, dan Ring of Elysium. Tidak hanya itu.

Beberapa penerbit game juga dilaporkan untuk mengambil tindakan korektif terkait dengan daftar game seperti League of Legends, Overwatch, Diablo, dan World of Warcraft.

Alasan pelarangan dari peredaran beberapa judul game di atas, dianggap tampak masuk akal. Beberapa judul game tersebut dilaporkan memiliki ruang percakapan atau chatroom yang kurang harmonis. Komite ini juga mengutip tentang “hadiah yang diberikan berdasarkan rank”, “konsep sejarah dan budaya yang terdistorsi”, “terlalu banyak mengungkapkan karakter perempuan”, “darah dan kekejaman”, hingga “konten vulgar.”

Selain itu, posting di Reddit menjelaskan, jika pelarangan benar terjadi, maka belum dipastikan apakah ini akan ditegaskan oleh regulator atau tidak. Bahkan, sampai sekarang belum dikabarkan bagaimana regulator melakukan tindakan untuk menegakkan aturan tersebut.

Akan tetapi, beberapa pemain dan pengguna Reddit menuliskan, bahwa PUBG dan Fortnite masih bisa dimainkan di negeri tirai bambu. Posting ini juga diperbarui untuk berbagi informasi mengenai penolakan Blizzard terhadap regulasi tersebut via Weibo.

Hi-Rez Studios, selaku studio penerbit Paladins mengungkapkan kepada situs PCGamesN, “Tencent mengelola Paladins di Cina, termasuk operasional penuh dari game tersebut dan interface dengan pemerintah dalam hal permainan. Saat ini, Hi-Rez belum bisa belum melakukan konfirmasi atau menolak laporan mengenai regulasi pemerintah, dan tidak dapat membeikan wawasan mengenai tindakan korektif.”

 

 

Christa Adventa
Tentang Penulis
A nerdy alien who is having an interest in indie games, retro games, Nintendo, and cute stuffs. I will try to play horror games someday. Yay!
Comments
We need a new party member