Language:
Indonesia

DreadOut Siap Menjadi Film Indonesia Pertama yang Diadaptasi Dari Video Game!

By Christa Adventa On Jul 16, 2018

Image credit: Merdeka
Image credit: Merdeka

BEKRAF Game Prime 2018 telah berlangsung sukses. Digelar selama dua hari, pameran game terbesar di Indonesia ini menghadirkan sekitar 50 studio game lokal untuk memamerkan game buatannya. Sebuah game buatan developer lokal yang mendunia, DreadOut mendapatkan perhatian besar dalam acara tersebut.

Game horor besutan Digital Happiness ini rencananya akan diangkat ke layar lebar. Sebagai pemilik IP DreadOut, Digital Happiness mempercayai rumah produksi lokal, yaitu GoodHouse.id dalam penggarapan film DreadOut.

Beberapa orang di balik GoodHouse.id seperti Kimo Stamboel, Wida Handoyo, dan Edwin Nazir bertugas untuk memproduksi DreadOut versi layar lebar. Di samping sutradara, Kimo Stamboel juga berperan dalam menulis skenario film ini.

Kepala BEKRAF, Triawan Munaf mendukung proyek ini dengan mengatakan, "Saya sangat gembira dan mendukung adanya kerja sama yang terjalin antara Digital Happiness dan GoodHouse.id, karena kolaborasi mereka ini akan menjadi tonggak sejarah dalam industri kreatif di Indonesia, dimana untuk pertama kalinya industri game dan film bersatu. Diharapkan kolaborasi mereka dapat memberikan contoh bagi para pelaku industri kreatif di Indonesia untuk semakin kreatif bekerja sama antar sub-sektor, sehingga peningkatan PDB ekonomi kreatif di Indonesia semakin cepat pertumbuhannya."

Rachmad Imron, CEO dan Founder Digital Happiness menyatakan, "Saya tertarik bekerja sama dengan GoodHouse.id untuk mengadaptasi DreadOut menjadi sebuah film dikarenakan kesamaan visi antara GoodHouse.id dengan Digital Happiness. DreadOut sengaja dirintis sebagai salah satu bisnis berdasarkan Kekayaan Intelektual / Intelektual Properti (IP), yang nantinya akan dikembangkan menjadi sebuah entertainment franchise dalam berbagai format, salah satunya adalah melalui media film layar lebar."

"Apalagi film ini akan disutradarai oleh Kimo Stamboel dari Mo Brothers. Saya dan partner saya, Dito sudah lama nge-fans dengan film-filmnya Kimo. Seperti yang kita ketahui bersama, Kimo sudah banyak menyutradarai beberapa film yang sudah masuk ke kancah industri film internasional seperti Rumah Dara, Headshot, dan Killers," Lanjutnya.

Kimo Stamboel unjuk kebolehannya sebagai sutradara, sekaligus merangkap sebagai penulis skenario dan produser untuk film DreadOut. Dia mengaku pernah mencoba memainkan versi game-nya, serta berpikir bahwa game tersebut bisa menjadi potensi besar untuk diangkat ke layar lebar.

"Sebagai penggemar film horor, saya melihat banyak sekali ruang untuk saya mengeksplor dan mengembangkan genre ini lebih jauh. Apalagi cara mengalahkan hantu dengan menggunakan gadget handphone sangat keren, sekaligus menjadikan konsep ceritanya sangat related to the audience masa kini," ujar Kimo.

Sampai sekarang, versi film dari game horor lokal mendunia ini masih berada dalam tahap pengembangan. Demi menjaga kualitas produk dari IP DreadOut, GoodHouse.id telah menyiapkan dana yang cukup besar untuk memproduksinya. Wida Handoyo, selaku salah satu produser film DreadOut sempat menyatakan, bahwa pengembangan skrip film ini telah memakan waktu hampir empat tahun, ditambah fase pra-produksi enam bulan. Hal ini dilakukan agar film DreadOut siap dan sempurna sebelum masuk ke tahap produksi.

 

 

Christa Adventa
Tentang Penulis
A nerdy alien who is having an interest in indie games, retro games, Nintendo, and cute stuffs. I will try to play horror games someday. Yay!
Comments
We need a new party member