Language:
Indonesia

Dari 3 Game MMORPG Legendaris Ini, Mana yang Paling Kamu Suka?

By Basmal Fagiansyah On Aug 16, 2017

 

Massively Multiplayer Online Role-Playing Game atau yang biasa disingkat MMORPG merupakan salah satu genre game paling legendaris bagi para gamer. Dalam MMORPG biasanya para gamer saling berinteraksi satu sama lain lewat dunia virtual. Layaknya hidup di dunia biasa, MMORPG bisa melakukan apapun, bahkan hal-hal yang tidak ada di kenyataan pun dapat dilakukan oleh game bergenre tersebut.

Genre MMORPG sudah mengakar sejak tahun 1975. Jauh sebelum internet berkembang pesat seperti sekarang. Di Indonesia sendiri, ada beberapa game MMORPG yang sempat membuat heboh dan keranjingan beberapa kalangan. Trennya bisa dibilang dimulai pada tahun 2000 ke atas.

Hal yang paling diingat tentu saja penjualan item dari masing-masing game tersebut. Bukan hanya sekedar bermain, pemain aktif MMORPG juga biasanya mampu menghasilkan uang dalam jumlah yang tidak sedikit.  Setidaknya ada tiga game MMORPG yang paling legendaris dan menjadi perbincangan di Indonesia, berikut ulasannya!

Ragnarok Online

Image credit: Ragnarokonline.org
Image credit: Ragnarokonline.org

Pasti banyak yang tidak mengetahui, Ragnarok Online atau yang biasa dikenal dengan nama RO merupakan game buatan GRAVITY asal Korea Selatan. Ragnarok Online sendiri dirilis pada tanggal 31 Agustus 2002 untuk platform Windows.

Tidak membutuhkan waktu lama bagi game ini untuk naik daun dan sampai ke Indonesia. Dalam game Ragnarok Online dunia virtual akan terbagi menjadi dua tempat. Dimana kedua dunia tersebut terdapat tiga bangsa yang berbeda. Kerajaan Rune Midgard, The Schawltzvalt Republic, dan Arunafeltz.

Biasanya dalam tiap kota RO terdapat Eden Teleport Officer dan beberapa Kafra Employees yang memiliki tugas cukup penting. Eden Teleport Officer bisa dikunjungi oleh pemain yang ingin memulai quest atau mengambil reward khusus sementara Kafra Employees akan memberikan pertolongan seperti teleportasi atau tempat penyimpanan.

Kebanyakan cerita-cerita RO pun diambil dari mitologi bangsa Nordik. Contohnya seperti Niflheim yang merupakan tanah kematian, atau Valhalla dimana para pemain dapat menjadi  Transcendent Classes. (Baca juga: Digandrungi Para Gamer dan Remaja, Pikachu Hadir di Snapchat!)

Rising Force Online

Image credit: Gamewallpapers.com
Image credit: Gamewallpapers.com

Video game Rising Force biasanya juga dikenal dengan sebutan RF. Game ini muncul pertama kali pada tahun 2005 di negara Filipina. Untuk versi Indonesia sendiri, penerbit resminya adalah Lyto Game. Bahkan bisa dibilang RF merupakan salah satu game yang membuat nama penerbit Lyto melonjak pada masa itu.

Nuansa yang ada dalam Rising Force sedikit berbeda dengan game sejenis lainnya. Temanya sendiri kebanyakan mengambil cerita fiksi ilmiah yang digabungkan dengan unsur fantasi unik. Rising Force menempatkan pemain pada sebuah galaksi bernama NOVUS. Sejak awal permainan, gamer dapat menentukan satu dari 3 bangsa yang ada untuk memakmurkan bangsa tersebut dan bertempur untuk menaklukan seluruh jagad.

Permainan RF berpusat pada konflik tiga bangsa untuk memperebutkan sumber daya atau resource yang berharga yaitu tambang. Setidaknya ada tiga ras utama dalam permainan ini mereka adalah Acretia Empire, Bellato Union, dan Holy Alliance Cora. Ketiga ras itu tentu memiliki sifat, kemampuan, serta tugas yang berbeda namun memiliki satu tujuan yakni, menaklukan bangsa lain.

Detil dari RF merupakan salah satu keunikan dari game ini. Contohnya masih ada empat profesi yang memiliki peran berbeda dalam setiap ras. Seperti Warrior, Ranger, Spritualist, hingga Specialist. Jika pemain aktif memainkan RF dan memiliki kemampuan di atas rata-rata, pemain dapat menjadi Archon atau pemimpin bangsa-bangsa.

Ran Online

Image credit: MMOPlay
Image credit: MMOPlay

Kalau kedua game diatas membuat cerita fantasi yang imajinatif, maka Ran Online memiliki jalan cerita yang lebih nyata. Tema Ran Online adalah tawuran antar pelajar. Game 3D MMORPG yang dibuat oleh Korea Selatan ini pertama kali menjadi tren di Indonesia pada tahun 2006.

Meski yang menjadi topik utama dalam game Ran Onliine adalah perseteruan antar pelajar bergaya Jepang, akan tetapi dunia virtual di Ran Online juga terdapat alien, zombie atau monster sejenisnya yang bisa menghancurkan umat manusia kapan saja.

Masing-masing sekolah yang ada juga terbagi menjadi beberapa sektor dan mempunyai lembaga pengajaran yang unik. Setidaknya ada empat tipe karakter dalam game Ran Online yang dapat dicoba oleh para pemain yakni, Combat, Sword, Archery, dan Qigong.

Game Ran Online menjadi populer karena unsur MMORPG-nya yang tidak begitu kompleks dan mudah dimengerti. Bahkan para pemain tidak membutuhkan spesifikasi PC yang tinggi untuk memainkan game satu ini. Cukup bermodal PC Pentium 3 ditambah kartu grafis 32 MB, Ran Online sudah berjalan lancar.

Ran Online sempat menjadi ilegal di Indonesia karena kala itu Jaspace selaku publisher utama yang bertanggung jawab terhadap Ran Online disini menutup servernya. Alhasil selama waktu dua tahun Ran Online adalah game ilegal.

Sekarang Ran Online sudah tersedia kembali di Indonesia secara legal. Pada tahun 2011 versi Ran Online terbaru untuk Indonesia telah menjalani Alpha Test. Bahkan sekarang Ran Online pun sudah memasuki pasar mobile dengan judul Ran in the Pocket!

 

Dari ketiga game diatas, mana yang paling buat kamu kangen Hubbers? Bagikan jawaban kamu melalui kolom komentar di bawah ini! (Baca juga: Capcom Bakal Rilis Game Jadul Lagi di PS4 dan Xbox One)

Tags / Keywords:
Basmal Fagiansyah
Tentang Penulis
Writing.. Gaming... Watching....
Comments
We need a new party member