Language:
Indonesia

Awalnya Hanya Candaan, Penutupan Game Fortnite Jadi Serius!

By Basmal Fagiansyah On Apr 9, 2018

Fortnite tidak ada habisnya mengundah pemberitaan. Setelah dikabarkan muncul di platform mobile dan mendapatkan tiruan, game ini tampaknya kembali mendapatkan perhatian publik. Namun bukan soal fitur terbaru, atau adanya penambahan platform. Melainkan karena adanya beberapa orang yang sedang mengumpulkan tanda tangan petisi untuk menutup game itu.

Yap! kabar ini muncul pertama kali lewat situs petisi Change.org. Awalnya tidak ada yang memperhatikan petisi tersebut ketika pertama kali dibuat. Akan tetapi setelah media elektronik The Washington Post membuat artikel mengenai kasus tersebut, semua berubah.

Petisi penutupan Fortnite dibuat oleh Chloe dan Jaden. Ketika tulisan ini ditulis, jumlah tanda tangan yang telah didapat telah mencapai 1600. Sebelumnya media Gamerant juga memberitakan hal yang sama pada tanggal 7 April lalu. Saat mereka menurunkan artikelnya, jumlah tanda tangan petisi masih berada di angka 900.

Chloe dan Jaden sendiri beralasan video game Fortnite membuat kehidupan romantisme pasangan mereka masing-masing berubah. Tidak ada lagi pacar atau suami yang sering memperhatikan karena kehadiran Fortnite. Kesal akan hal tersebut, mereka langsung membuat petisi di laman Change.

Ternyata tidak diduga oleh mereka berdua, banyak orang yang ternyata tertarik untuk menandatangi petisi tersebut. Entah mereka juga memiliki masalah yang sama dengan Chloe dan Jaden atau memang benar-benar benci terhadap game Fortnite tidak diketahui pasti.

Saat ini Chloe dan Jaden sendiri telah mengganti laman keterangan dari petisi. Mereka menyatakan hanya membuat petisi itu sebagai bahan bercandaan belaka. Tidak membuatnya dengan tujuan yang serius. Bahkan mereka sendiri juga memainkan game Fortnite dan mengakui mereka juga ketagihan memainkan game Battle Royale itu. Namun sayangnya, tanda tangan petisi tidak berkurang. Bahkan peminatnya tidak terlihat menurun. Terkesan malah kian bertambah seiring berjalanya waktu.

Sampai sekarang pihak Epic selaku perancang video game Fortnite Battle Royale masih belum memberikan tanggapan akan hal ini. Tetapi melihat banyaknya tanda tangan yang sudah ada di petisi tersebut, mungkin Epic Games bisa menanggapi hal ini. Entah dengan tanggapan serius atau bercanda pula. Karena bagaimana pun video game Fortnite yang mereka buat sedang menjadi fenomena bagi para gamers aktif. Kehadiranya diprediksi mampu mengalahkan rival mereka, apalagi kalau bukan PUBG.

Tags / Keywords:
Basmal Fagiansyah
Tentang Penulis
Writing.. Gaming... Watching....
Comments
We need a new party member