Language:
Indonesia

Aneh, Game Ini Salahkan PUBG atas Kegagalannya!

By Christa Adventa On Jan 5, 2018

Image credit: PlayStation
Image credit: PlayStation

Jika Hubbers merupakan penggemar berat game shooter, tentu tidak asing mendengar LawBreakers. Game bergaya first person ini sempat dirilis tahun 2017 lalu untuk PC (melalui Steam) dan PlayStation 4. Banyak sekali game-game FPS yang rilis pada tahun kemarin seperti Prey, PUBG, Get Even, RE 7, dan lainnya. Dari sekian banyak judul, LawBreakers malah dianggap sebagai game gagal.

Meskipun digarap secara optimis, LawBreakers mengalami penurunan secara drastis. Tingkat penjualannya semakin berkurang, dan komunitasnya menghilang cepat. Perusahaan Nexon America yang menerbitkan game tersebut, langsung menyalahkan PUBG sebagai akibat penurunan LawBreakers.

“Kami tidak akan mengalami kerugian atau penurunan lainnya terkait dengan LawBreakers di masa depan.” ujar Shiro Uemura, selaku CFO Nexon seperti dilansir dari situs PCGamesN. 

Kerugian yang dialaminya sangat berpengaruh terhadap arus kas atau laporan keuangan kuartal ketiga. Nexon tidak mengungkapkan jumlah uang yang didapatkan dari game tersebut, namun diperkirakan mencapai US$ 32,6 juta.

Alhasil, Nexon memutuskan untuk menghapus LawBreakers dari laporan tersebut. Hal ini berguna dalam mencegah kerugian ke depannya. Nexon juga kehilangan semangat dalam menangani game tersebut.

“Hasil kami di Amerika Utara pada kuartal ketiga berada di bawah prospek kami, terutama karena penjualan LawBreakers berada di bawah ekspektasi kami. LawBreakers adalah FPS unik yang dikembangkan untuk pengguna utama. Kami memiliki ekspektasi tinggi untuk diluncurkan. Namun, waktu peluncurannya sangat disayangkan, khususnya game online PC ternama, PUBG keluar dengan waktu yang sama,” tambah Uemura.

SIMAK JUGA BERITA SEPUTAR GAME LAINNYA DI GAMEHUBS.COM

Christa Adventa
Tentang Penulis
A nerdy alien who is having an interest in indie games, retro games, Nintendo, and cute stuffs. I will try to play horror games someday. Yay!
Comments
We need a new party member