Language:
Indonesia

Akhirnya, Steam Bakal Menerima Game Dewasa Tanpa Sensor!

By Christa Adventa On Sep 13, 2018

Image credit: SegmentNext
Image credit: SegmentNext

Gabe Newell alias Lord Gaben baru saja menjawab keinginan para pecinta game dewasa. Bagi yang belum tahu, sebelumnya Valve sempat mengumumkan bahwa Steam melakukan perubahan, dimana mereka akan bertindak keras terhadap game-game dengan konten dewasa pada Mei lalu.

Namun, banyak developer game dan sejumlah pemain bersatu melawan tindakan tersebut. Alhasil, Valve mencoba mundur dan melihat kembali beberapa game yang sempat dihapus dari platform distribusi digital ternama ini.

Dilansir dari DualShockers beberapa minggu kemudian, Valve mengejutkan para developer game serta pemain. Dalam sebuah pengumuman, mereka mengungkapkan bahwa akan mengubah kebijakannya, dimana semua game akan diterima baik di Steam, kecuali game-game ilegal atau bersifat trolling.

Setelah ditunggu-tunggu, perusahaan tersebut baru saja menunjukkan hasilnya. Beberapa game dewasa dengan konten sensual yang eksplisit atau tanpa sensor rencananya akan di-greenlit oleh Steam nanti.

Seperti yang terjadi pada kasus game Negligee: Love Stories. Game ini sebenarnya telah muncul di Steam Store dan sempat menyensorkan beberapa adegan. Setelah adanya kebijakan tersebut, Negligee: Love Stories bakal tersedia di etalase Steam, lengkap dengan konten-konten yang sebelumnya telah disensor dan membutuhkan external patch untuk dipulihkan kembali.

Bagi yang belum tahu, Negligee: Love Stories menampilkan empat alur cerita berbeda dengan tema dialog yang sensual. Game ini mengandung banyak konten seksual seperti interaksi seksual, ilustrasi karakter telanjang penuh, membuka baju, dan masih banyak lagi.

Keempat plot tersebut melibatkan hubungan seksual pria dan wanita, atau bahkan sesama gender. Banyak tema yang bervariasi hadir di sini, mulai dari pekerja seks, perkawinan yang kasar, nymphomania, hubungan seks yang dipaksa, dan lainnya.

Untuk sebagian besar game dengan konten seksual eksplisit, Valve meminta para developer game tersebut untuk melakukan flag terhadap game buatannya. Sedangkan para penggunanya perlu memeriksa opsi khusus di halaman akun mereka. Dengan adanya kebijakan ini, tentu Hubbers bisa "ena-ena" lagi, bukan?

 

 

Christa Adventa
Tentang Penulis
A nerdy alien who is having an interest in indie games, retro games, Nintendo, and cute stuffs. I will try to play horror games someday. Yay!
Comments
We need a new party member