Language:
Indonesia

Jangan Takut, 5 Game Horor Ini Gak Seram Kok!

By Christa Adventa On Apr 14, 2018

Image credit: Cheatcc
Image credit: Cheatcc

Tidak selamanya game horor menghadirkan unsur jumpscare dan nuansa-nuansa yang mengerikan serta menyeramkan. Ada juga game horor yang lebih berfokus pada cerita, sehingga mampu menggeser elemen-elemen horor yang terlalu biasa. Hal ini mengingat bahwa tidak semua pemain berani memainkan game horor yang menghadirkan kejutan mengerikan, serta atmosfer-atmosfer yang membuat bulu kuduk merinding. 

Kali ini, Gamehubs akan mengulas rekomendasi 5 game horor yang tidak terlalu seram. Apabila Hubbers lebih doyan dengan game horor dengan konsep tersebut, coba mainkan kelima game horor di bawah ini:

Call of Cthulhu: Dark Corners of the Earth

Karya sastra H.P. Lovecraft rupanya mempengaruhi industri film, buku, hingga video game. Salah satu game yang terinspirasi dengan konsep Lovecraft adalah Call of Ctulhu: Dark Corners of the Earth. Game ini diadaptasi dari novel The Shadow Over Innsmouth, serta diracik kembali oleh developer dari game tersebut.

Meskipun termasuk game horor, sayangnya Call of Cthulhu: Dark Corners of the Earth memiliki cukup banyak kekurangan. Sebut saja seperti nuansanya yang kurang horor, kurang realis seperti versi novelnya, cutscene yang tidak dapat dilewati, hasil render grafis kurang memuaskan, dan pengisi suara yang kurang mendalam.

Left 4 Dead

Berbeda dari game di atas, Left 4 Dead justru dikagumi oleh para pemain. Meskipun mendapatkan banyak respon positif, Left 4 Dead dianggap kurang menyeramkan dan tidak memiliki nuansa horor mengerikan. Wajar saja, karena Left 4 Dead berfokus pada menembak para zombie dan monster, seperti House of the Dead.

Skenario game ini juga hanya menampilkan teror yang datang berkepanjangan, tanpa membuat satu tim ketakutan maupun gila. Kalau kamu ingin memainkan game horor yang tidak menakutkan, bisa coba memainkan Left 4 Dead.

Silent Hill: Homecoming

Seri Silent Hill boleh dianggap sebagai game horor yang cukup menakutkan. Meskipun tidak menghadirkan unsur jumpscare dahsyat, beberapa seri Silent Hill justru sukses menyuguhkan atmosfer dan nuansa horor sesungguhnya. Akan tetapi, berbeda dengan Silent Hill: Homecoming.

Game ini lebih mengarah ke genre action yang menggunakan setting di Silent Hill, serta dianggap kurang menakutkan. Selain itu, nuansa Silent Hill: Homecoming juga tidak seperti game Silent Hill sesungguhnya. Akan tetapi, game ini masih cukup baik jika dibandingkan dengan Downpour.

SOMA

Game horor yang dikembangkan oleh Frictional Games ini bisa dibilang bagus, dan mendapatkan banyak respon positif serta rating tinggi. Sayangnya, nuansa horor SOMA kurang terlalu menyeramkan. Dalam game ini, kamu berperan sebagai Simon Jarrett, yang berkelana di fasilitas bawah laut untuk mencari potensi masa depan.

Mekanisme bermainnya tidak jauh berbeda dengan game buatan Frictional Games lainnya, dimana kamu harus bertahan hidup di bawah laut dan terhindar dari makhluk-makhluk aneh. Meskipun kurang menyeramkan, alur cerita SOMA justru layak untuk disimak.

F.E.A.R.

Game besutan Monolith Productions ini sebenarnya memperoleh rating tinggi. Sayangnya, tetap saja dianggap kurang terlalu mengerikan. F.E.A.R sendiri merupakan game horor berkonsep FPS dengan mekanisme bermain yang unik.

Di sini, kamu akan bertarung melawan mekanik dan tentara yang tentunya tidak menakutkan bagi Hubbers. Salah satu elemen horor yang mencolok dalam game ini adalah kehadiran Alma Wade. Perempuan psikopat tersebut memiliki kemampuan dan sosok mengerikan, karena dapat mematikan musuh secara instan. Meskipun sosoknya mengerikan, tetap saja tidak membuat suasana semakin horor.

Christa Adventa
Tentang Penulis
A nerdy alien who is having an interest in indie games, retro games, Nintendo, and cute stuffs. I will try to play horror games someday. Yay!
Comments
We need a new party member