Language:
Indonesia

4 Alasan Mobile Legends Tidak Masuk Asian Games 2018

By Christa Adventa On Aug 26, 2018

Ketidakhadiran Mobile Legends Bang Bang di Asian Games menjadi pertimbangan yang serius bagi penggemarnya. Banyak yang terkejut mengapa harus AOV yang dipilih menjadi eksibisi e-sports di Asian Games 2018, bukan Mobile Legends maupun Vainglory. Jangan salah Hubbers! Pemilihan game-game yang dipertandingkan di turnamen olahraga bergengsi se-Asia ini tidak sembarangan. Semua game yang dipilih, tentu harus memenuhi syarat yang berlaku dalam asosiasi e-sports dunia.

Padahal Mobile Legends kan game e-sports dan memiliki jumlah pemain yang banyak di Indonesia, tetapi mengapa tidak terpilih? Kali ini, Gamehubs akan mengulas 4 alasan Mobile Legends tidak masuk ke Asian Games 2018. Penasaran? Simak ulasannya berikut ini:

Jumlah Pemain Tidak Sebanyak AOV

Eits, baca dulu artikel ini secara lengkap Hubbers! Di luar negeri, AOV memiliki jumlah pemain lebih banyak dibandingkan dengan Mobile Legends. Sedangkan jumlah pemain Mobile Legends kebanyakan berasal dari Indonesia.

Berdasarkan data pemain pada akhir 2017 lalu, AOV berhasil menembus sekitar 200 juta lebih pengguna aktif setiap bulannya di dunia. Sedangkan Mobile Legends hanya memiliki 43 juta pengguna, dimana 50 persennya berasal dari Indonesia. Meskipun kedua game ini berasal dari negeri tirai bambu, tetapi AOV justru lebih unggul dibandingkaan Mobile Legends.

Christa Adventa
Tentang Penulis
A nerdy alien who is having an interest in indie games, retro games, Nintendo, and cute stuffs. I will try to play horror games someday. Yay!
Comments
We need a new party member